Resep Membuat Chiffon Green Tea Matcha Soft And Moist. di Jamin Langsung Ngembang

Setelah kemaren sempet menduakan cinta pertamaku (chiffon cake) dengan si kempus-kempus Ogura Cake, tiba-tiba hari ini pengen menyapa firstlove lagi..xixixixixi, apalagi masih ada bubuk green tea kesayanganku, yang harus diberdayakan.



Ini akibat kalap mata kalo di toko bahan kue, trus bingung sendiri mau diapain, huaaa., apakah ada yang mengalami hal yang sama? Xixixixi.

Green tea bubuk ini harumnya paling uenakk, warna aslinya hijau busuk#jorok bahasanya, maksudku hijau kecoklatan gitu lah..hahahaha.. karena itu tak tambahin Essens green tea supaya keliatan menyala!

Resep ini diambil dari happy home baking dengan modifikasiku, Cucok dah sama hasilnya!!

RESULT : Pillowy (kayak bantal), Fluffy (kempus kempus), Airy (ringann), Moisst( lembabbb) dan
Satu lagi,aromanya itu..menenangkan banget

Chiffon Green Tea Matcha Soft And Moist by Tintin Rayner

Bahan Bahan A



  1. 6 butir kuning telur

  2. 20 gram gula pasir butiran kecil

  3. 70 gram minyak sayur (aku pake sunco)

  4. 100 gram susu cair (aku pakek ultra milk)

  5. 120 gram tepung kunci

  6. 1 1/2 sendok teh matcha green tea powder (pilih kualitas baguss)

  7. 1 sendok teh essens green tea (aku pake Ny Liem)

Bahan Bahan B



  1. 6 butir putih telur segar

  2. 1/2 sendok teh cream of tar-tar ( boleh di ganti dengan 1 sendok teh air jeruk nipis)

  3. 100 gram gula pasir butiran halus

Cara Membuat Chiffon Green Tea Matcha Soft And Moist

Aduk semua bahan A sampai menjadi adonan pasta yah pake whisk ( buat lubang di tengah-temgah bahan kering, lalu masukkan bahan cair di tengah-tengah, aduk rata.. ) sisihkan.

Kocok putih telur, CTT, 1/4 sendok teh garam sampe berbusa, mulai masukkan gula pasir bertahap 3x sambil terus dikocok sampai kaku yah.

Masukkan bahan A bertahap ke bahan B menggunakan spatula dengan teknik aduk balik, lalu masukkan skitar 3-4x ya putih telurnya.

Aduk sampai rata, homogen, lalu masukkan kismis sesuai selera aja atau di skip juga bolehh, kemudian tuangkan adonan ke dalam loyang chiffon ukuran 22cm

Panggang adonan di dalam oven dengan suhu 180 derajat selama 45 menit) oven tiap orang beda-beda jadi tolong disesuaikan sendiri ya

Setelah matang, segera jungkirkan loyang ke bawah selama 1 jam ya smpai suhu ruang baru boleh dipotong-potong moms.

Setelah adem, potong-potong moms, dan sajikan! Harumnyaaa.. waah wah.

Lembut lembab..hmm

Bestt Greentea chiffon cake with raisin, yaaah kroakk dah kulitnya. ga sabar tadi waktu buka.

Tadi ada accident lupa masukkin kismis. akibatnya terlalu lama aduk/overmix jadi encer, sudah deg-degan wah jangan-jangan kismisnya ngendap di dasar semua nih. syukurlaah masih menyebar kemana-mana.

Let the picture talk..xixixixixi

Nikmat ditemani teh hangatt..

4 Cara Tepat Agar Adonan Kue Mengembang Sempurna

Membuat aneka kue lezat kini sangat mudah. Mulai dari resep kue tradisional hingga kue modern, semuanya bisa Anda dapatkan secara mudah melalui internet dan buku resep. Anda pun makin leluasa mengkreasikan beragam resep kue dengan bahan-bahan favorit Anda. Salah satu kendala paling menyebalkan saat membuat kue adalah adonan yang tidak berhasil mengembang sempurna. Akibatnya, tekstur kue jadi keras dan kurang lezat ketika disantap. Jangan resah dulu jika Anda pernah mengalami hal tersebut hingga beberapa kali. Setelah mengetahui 4 cara berikut ini, pasti Anda makin mahir membuat adonan kue jadi mengembang sempurna.

Selalu Menggunakan Takaran Resep dengan Tepat

Mengurangi atau menambah bahan dasar kue bisa membuat adonan kue jadi gagal mengembang. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda senantiasa menggunakan bahan-bahan sesuai dengan takaran pada resep. Misalnya, menggunakan margarin Blue Band Cake and Cookie yang sudah ditimbang secara cermat.

Margarin Blue Band Cake and Cookie akan membuat adonan kue menjadi lebih lembut dan harum. Namun bila digunakan secara berlebihan, adonan kue malah akan gagal mengembang bahkan jadi melebar saat dipanggang. Sama pula halnya dengan penggunaan tepung terigu, gula, telur, dan bahan dasar lainnya. Semua harus pas agar dapat menghasilkan tekstur dan rasa yang tepat.

Jangan Langsung Mencampurkan Gula

Langsung mencampurkan gula saat pertama kali mengocok adonan kue hanya akan mengacaukan tekstur adonan Anda. Karena gula memiliki tekstur berat yang dapat membuat putih telur gagal mengembang. Alangkah lebih baik jika Anda mencampurkan gula bila adonan putih telur sudah mengembang. Penggunaan wadah kaca untuk mengocok putih telur juga dapat mempengaruhi kualitas adonan. Kebersihan wadah kaca lebih mudah dijaga sehingga tidak ada sisa-sisa lemak yang menempel. Karena sedikit sisa lemak bisa mengganggu tekstur putih telur dan akhirnya membuat putih telur gagal mengembang.

Ciri-ciri putih telur yang sudah mengembang sempurna adalah warna putih seperti buih dengan tekstur yang tidak mudah tumpah ketika wadahnya dibalik. Usai memasukkan gula sedikit demi sedikit, aturlah mixer Anda pada kecepatan sedang. Sehingga adonan putih telur akan beradaptasi dengan baik saat dicampurkan dengan gula. Untuk penggunaan kuning telur, Anda bisa mengocoknya secara terpisah supaya lebih mudah menyatu dengan adonan ketika dicampurkan.

Mengatur Temperatur Oven Sebelum Memanggang

Temperatur oven harus diatur dengan tepat agar bisa membuat adonan mengembang maksimal. Sembari mengocok adonan kue, usahakan untuk mulai memanaskan oven dengan api kecil. Sehingga oven mencapai temperatur yang tepat saat adonan kue siap dipanggang. Kalau oven terlalu panas, kecilkan api kompor dan tunggu beberapa saat. Jangan memasukkan adonan dulu karena Anda harus menunggu temperatur oven turun. Jika oven sudah tidak terlalu panas, maka Anda bisa langsung memanggang adonan. Anda akan terbiasa mengatur temperatur oven meskipun tanpa termometer kalau Anda sudah sering memanggang kue.

Jangan Terlalu Sering Membuka Oven

Saat sedang memanggang kue, usahakan untuk tidak sering-sering membuka oven. Karena udara di luar oven bisa mempengaruhi kestabilan temperatur dalam oven. Hal ini bisa menyebabkan kue jadi gagal mengembang dan teksturnya mengeras. Alangkah lebih baik bila Anda menyiapkan timer untuk mengatur durasi pemanggangan. Anda juga bisa menggunakan oven yang memiliki jendela kaca. Maka Anda dapat melihat proses pemanggangan secara mudah tanpa harus membuka tutup oven.

Sumber : Kedaiberita.info

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel