Resep Cara Buat Carabikang Mawar Merekah Istimewa Anti Gagal.

Resep Carabikang Mawar Merekah – Jaman kecil suka banget sama jajanan yang satu ini. Bernama Carabikang, kue basah satu ini memiliki bentuk seperti Serabi tapi mekar merekah seperti bunga mawar. Rasanya manis dan ada rasa gurihnya yang bikin susah berhenti makan kalau sudah mencicipi kue carabikang. Yang orang Jawa biasanya tau jajanan ini 🙂



Kue carabikang mawar merekah ini merupakan asli dari Semarang Jawa Tengah yang dibuat dari tepung beras, tepung terigu, pandan dan juga santan yang dimasak pakai alat masak tradisional dari tanah. Makanya rasanya sedap banget dan biasanya cetakannya mirip cetakan kue cubit tapi lebih lebar.

Kalau dilihat dari bahan pembuatannya tidak beda jauh dengan kue apem atau bika ambon. Hanya saja beda di rasa manisnya, dan lebih beraroma kuat dari pandan dan santannya. Kalau teksturnya sih yang garis-garis mekar itu mirip kaya bika ambon. Sedangkan untuk mekar-mekarnya seperti kue apem mangkok.

Tapi tetep, rasanya dari kue carabikang mawar merekah ini lebih manis dibanding kue-kue yang Saya sebutkan tadi. Pokoknya suka banget sama kue ini, hanya saja sekarang susah nemuin dipinggir jalan.

Maka dari itu mending buat sendiri di rumah yuk, berikut Bahan-bahan dan Cara Membuat Carabikang Mawar Merekah Istimewa yang enak dan anti gagal jika mengikuti cara membuatnya dengan benar.

Step by Step Resep Carabikang Mawar Merekah Istimewa Anti Gagal

Resep Carabikang Mawar Merekah – Credit : @jajaninajadulu

Bahan Kue Carabikang :
Tepung beras 250 gram
Tepung terigu protein sedang 60 gram
Tepung tapioka 25 gram
Gula pasir 250 gram
Santan kental 750 ml
Garam 1 sendok teh
Daun pandan 2 lembar
Pewarna hijau dan coklat

Cara Membuat Kue Carabikang Mawar Merekah :

Campurkan tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka dan gula pasir.
Rebus santan, garam dan daun pandan. Gunakan api kecil, aduk-aduk terus santan supaya tidak pecah. Rebus sampai mendidih.

Tuangkan panas-panas setengah bagian santan ke dalam campuran tepung, lalu mixer dengan kecepatan sedang hingga rata dan tidak bergerindil. Tuang lagi sisanya, mixer lagi selama 15 menit.
Adonan tidak terlalu kental, juga tidak encer, konsistensinya lebih mirip adonan rempeyek. Bagi adonan menjadi 3 bagian, beri warna coklat, hijau dan tanpa warna.

Panaskan cetakan dengan api sedang saja, bisa gunakan cetakan carabikang/kue lumpur/martabak mini. Pastikan cetakan benar-benar panas, tandanya jika dicipratin air, air akan berbulir-bulir dan lompat-lompat di atas cetakan (ini titik krusial banget, jika kurang panas, sarang tidak akan terbentuk).
Tuang adonan secara berurutan sesuai selera: 1 sdm adonan hijau, 1 sdm adonan putih, lalu 1 sdm adonan coklat.

Tidak usah diutak atik besarnya api, biarkan carabikang hingga berlubang-lubang dan permukaannya kering. Angkat dengan cara dicungkil perlahan-perlahan agar kue mekar.
Tapi kalau mau mekar kaya mawar, bisa juga setelah kue di ambil dari cetakan letakan di atas botol, lalu cetak tengahnya dengan tutup botol dan mekarkan bagian sisinya, hingga nampak seratnya. Lakukan sampai semua adonan habis.
Sajikan selagi hangat, nyammm!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel