7 Cara Mengusir Nyamuk dengan Bahan Alami

KOMPAS.com - Gigitan nyamuk bisa menimbulkan gatal, iritasi, sampai penyakit berbahaya seperti demam berdarah dengue ( DBD) dan malaria. Melindungi diri dari gigitan nyamuk bisa menjadi cara mencegah masalah kesehatan tersebut.



Ada banyak cara untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk. Anda bisa mengoleskan krim antinyamuk dan menggunakan beragam obat pembasmi nyamuk. Akan tetapi, beberapa orang tidak nyaman bahkan alergi dengan bahan kimia pengusir nyamuk tersebut.

 Bagi Anda yang ingin melindungi diri dari gigitan nyamuk tapi enggan terpapar bahan kimia, berikut cara mengusir nyamuk dengan bahan alami:

 1. Minyak kayu putih 

Minyak kayu putih adalah salah satu penangkal nyamuk alami yang cukup ampuh mengusir nyamuk. Menurut studi (2014) yang terbit di Fitoterapia, minyak kayu putih, terutama jenis lemon eucalyptus, dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk selama 12 jam. Akan tetapi, hati-hati penggunaan bagi anak-anak di bawah usia tiga tahun atau pemilik kulit sensitif.
Cara menggunakan minyak kayu putih juga cukup sederhana. Cukup oleskan beberapa tetes minyak kayu putih ke beberapa bagian tangan dan kaki.

 2. Minyak Peppermint

 Minyak peppermint adalah insektisida alami dan bahan ampuh pengusir yamuk. Anda bisa menggunakan minyak peppermint bersama lemon, sari cuka apel, atau bahan lain. Tapi, Anda perlu berhati-hati menggunakan minyak peppermint. Pasalnya, peppermint bisa menimbulkan sensasi hangat saat dioleskan ke kulit. Agar tidak ruam, Anda bisa mencampurkan minyak peppermint dengan minyak canola atau minyak zaitun.

 3. Minyak serai

 Bumbu masakan tradisional beraroma enak ini kerap digunakan sebagai campuran bahan dasar krim antinyamuk. Menurut studi yang diterbitkan di World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences (2016), mengoleskan minyak serai untuk menangkal nyamuk hasilnya sama efektif dengan krim antinyamuk biasa. Cara mengusir nyamuk dengan serai cukup mudah. Anda tinggal mengoleskan minyak serai saja ke bagian tubuh seperti tangan dan kaki. Bisa juga dengan membuat campuran minyak serai dengan minyak kayu manis atau minyak yang punya aroma kuat lain lalu dioleskan ke tubuh.

 4. Minyak tea tree 

Minyak tea tree yang biasa digunakan untuk menangkal jerawat memiliki sifat antijamur dan antibakteri. Tak hanya itu, minyak tea tree juga dapat membantu mencegah gigitan nyamuk. Sebagai bonusnya, minyak ini juga membantu mengurangi bengkak dan rasa sakit saat digigit serangga seperti nyamuk.

 5. Bawang putih 

Bawang putih memiliki aroma yang kuat dari senyawa sulfur alami. Bahan tersebut tidak disukai nyamuk. Anda bisa mengonsumsi bawang putih atau mengoleskan bawang putih ke kulit untuk mencegah gigitan nyamuk.

 6. Kipas angin

 Profesor entomologi dari Ohio University AS, David Shetlar, menyebut nyamuk tidak mahir terbang. Untuk mengusirnya, Anda bisa menyalakan kipas angin. Paparan angin dari kipas angin dapat membuat nyamuk terbang menjauh dari sekitar Anda.

 7. Cegah genangan

 Setiap genangan air di sekitar rumah bisa menjadi tempat tumbuh dan berkembang biak bagi nyamuk. Untuk itu, bebaskan rumah dari tempat yang potensial timbul genangan seperti bekas kaleng, pot, wadah, atau talang air yang tidak lancar.

Sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel