Viral.Peristiwa Gunung Meletus seperti Anak Krakatau Ternyata Sudah Tertulis Dalam Alquran, Ini Penjelasannya Ya

Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda dilaporkan erupsi sebanyak dua kali, dan menyemburkan abu vulkanis setinggi 500 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Jumat 10 April 2020 pukul 22.35 WIB.



Namun tahukah Anda, ternyata di dalam Alquran pun sudah tertulis tentang terjadinya gunung meletus seperti yang dialami Gunung Anak Krakatau.

Surah At Thoha ayat 105:

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْجِبَالِ فَقُلْ يَنسِفُهَا رَبِّى نَسْفًا

Wa yas`alụnaka 'anil-jibāli fa qul yansifuhā rabbī nasfā

Artinya: "Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: "Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya," (QS. At Thoha: 105).

Sekretaris Dewan Keluarga Masjid (DKM) El Syifa Ciganjur, Ustadz Hadi Saifullah menuturkan, erupsinya gunung berapi seperti yang dialami Gunung Anak Krakatau merupakan salah tanda akan datangnya hari akhir.

"Banyak sekali ayat Alquran yang secara khusus menyebut tentang gunung, baik sebagai bukti kekuasaan Allah, sebagai pasak bumi, sebagai tanda kiamat, gunung yang ‘hidup’ berjalan. Menurut ulama ada dua jenis kiamat, yaitu Kiamat Sugro (Kecil) dan Kiamat Kubro(besar) yang datang di Akhir zaman. Bisa juga erupsi gunung ini sebagai Kiamat Sugro," ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (11/4/2020).

Lebih lanjut, kata Hadi, selain Surah At Thoha ayat yang meneranglan tentang meletusnya gunung berapi juga ada dalam Surah An Anaml ayat 88, yaitu sebagai berikut:

وَتَرَى ٱلْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِىَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِ ۚ صُنْعَ ٱللَّهِ ٱلَّذِىٓ أَتْقَنَ كُلَّ شَىْءٍ ۚ إِنَّهُۥ خَبِيرٌۢ بِمَا تَفْعَلُونَ

Wa taral-jibāla taḥsabuhā jāmidataw wa hiya tamurru marras-saḥāb, ṣun'allāhillażī atqana kulla syaī`, innahụ khabīrum bimā taf'alụn.

Artinya: "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS. An Naml:88).

Hadi pun menyayangkan adanya peristiwa erupsi gunung berapi yang dikaitkan dengan hal-hal mistis. Padahal sudah jelas di dalam Alquran, aktivitas gunung yang mengeluarkan isi perutnya itu merupaka kekuasaan dari Allah SWT.

"Jadi gunung yang meletus juga bagian dari sunatullah, tidak perlu dikaitkan dengan mistis atau klenik. Oleh karena itu kita sebagai umat Islam harus semakin sadar dan insyaf untuk semakin mendekat kepada Allah," terangnya.



Sumber;okezone.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel